FAQ

1. Apa itu E-Cigarette ?

E-Cigarette adalah sebuah alat yang menghasilkan Uap (vape) dengan cara memanaskan cairan. Cairan ini mengandung Propylene Glycol, Vegetable Glycol, Perasa dan Nikotin (jika ada).

Penggunaan E-Cigarette biasanya disebut dengan "Vaping" atau "e-Smoking". Ini merupakan alternatif lain dari merokok rokok tembakau tradisional. E-Cigarette ini tidak menggunakan api. Melainkan menggunaka Baterai untuk menghasilkan Uap dari cairan.

Uap yang dihasilkan kelihatan dan terasa sangat mirip dengan merokok rokok tembakau, namun uapnya dapat hilang dengan cepat dan tidak meninggalkan bau. Anda dapat menggunakannya didalam ruangan, di mobil dsb.

E-cigarette adalah cara baru untuk para perokok yang sedang mencari perubahan, gaya hidup yang lebih sehat. Rasanya seperti merokok hanya tanpa efek samping yang berbahaya. 

2. Apa itu E-Liquid?

E-liquid atau E-juice adalah cairan yang digunakan pada e-cigarette. Terbuat dari bahan-bahan yang tidak berbahaya seperti Propylene Glycol, Vegetable Glylcerin, Air, Perasa Makanan dan Nikotin.

E-liquid ini pada umumnya dikemas dalam botol plastik berukuran mulai dari 10ml hingga 50ml.

E-liquid ini kemudian di dimasukkan kedalam tanki Clearomizer / Atomizer pada e-cigarette anda.

3. Berapa lama E-liquid bertahan?

Pada umumnya, 10ml e-liquid dapat digunakan selama beberapa hari hingga 2 minggu. Tergantung dari berapa banyak anda "vaping".
 

4. Apakah kami menjual e-liquid dengan rasa rokok?

Rasa dari e-liquid tidak akan pernah menyamai rasa dari rokok tembakau, karena tidak menghasilkan asap dari proses pembakaran seperti pada rokok tembakau. Tetapi kami menyediakan beberapa E-liquid dengan rasa Tembakau / Tobacco Flavour yang paling tidak mendekati rasa dari rokok tembakau. Silahkan klik bagian "e-liquid" pada menu utama.  

5. Apakah e-cigarette lebih mahal?

Anda akan kaget ketika mengetahui berapa banyak uang yang anda habiskan untuk rokok biasa. Seorang yang biasa merokok 1 bungkus per hari, bisa menghemat hingga Rp. 3.000.000 per tahun dengan menggunakan e-cigarette. Tidak hanya lebih sehat dari pada rokok, dengan menggunakan e-cigarette anda juga bisa menabung. Orang banyak yang mengatakan bahwa menggunakan e-cigarette lebih mahal daripada menggunakan rokok biasa, ini jelas Tidak Benar. Walaupun dari segi awal, memang investasi awal akan lebih besar, tapi dalam jangka panjang (setelah anda memiliki alatnya), pengeluaran anda akan lebih kecil dibandingkan dg rokok biasa.

6. Dapatkah saya menggunakannya di non-smoking areas?

Secara teknis, anda boleh menggunakan e-cigarette dimana saja. Area No-Smoking, melarang penggunaan rokok tembakau yang menghasilkan asap, ingat.. e-cigarette TIDAK menghasilkan Asap, melainkan Uap yang tidak berbahaya. TETAPI.. anda harus memberitahukan kepada orang-orang disekitar anda bahwa anda tidak menggunakan rokok tembakau. Walaupun dengan e-cigarette anda tidak menjadikan orang-orang disekitar anda menjadi perokok pasif, ada beberapa tempat yang melarang. Jadi, gunakanlah pada tempatnya dan selalu hargai orang disekitar anda yang tidak merokok.

7. Dapatkan ini membantu saya berhenti merokok?

Sebagai seorang perokok, saya pribadi mengerti betapa sulitnya untuk berhenti. Berbagai macam cara saya telah coba. Ketika diperkenalkan dg rokok elektrik, saya pun pesimis jika alat ini bisa merubah saya. Tapi ternyata saya bisa menghentikan rokok biasa seketika setelah saya mulai menggunakannya, tanpa merasa tersiksa. Sekarang saya telah bebas total dari rokok biasa selama 3 tahun tanpa ada rasa ingin kembali mencobanya. Anda pun bisa!

8. Dapatkan alat ini mengatasi rasa ingin merokok?

Anda tentu bertanya tanya, apakah dengan e-cigarette saya dapat merasakan sensasi yang sama dengan apabila saya merokok rokok biasa?. Beberapa perokok berat mengatak bahwa e-cigarette jauh lebih baik daripada rokok biasa. Anda tetap menghirup dan menahan seperti pada rokok biasa, dan menghembuskan Uap yang berbentuk seperti asap rokok yang volumenya bisa lebih banyak dari pada asap yang dihasilkan rokok biasa, tanpa bau asap yang tidak sedap. Beberapa orang juga mengatakan bahwa rasa / flavournya jauh lebih enak/nikmat daripada rokok biasa.  

9. Bukannya Nikotin itu Berbahaya?

Nikotin bukan bahan yang berbahaya dalam rokok. Asap yang dihasilkan dari rokok biasa itu yang berbahaya. Asap dan sisa pembakaran pada rokok biasa dapat menyebabkan kanker paru-paru, penyakit jantung dll. TIDAK ADA bukti medis yang menyatakan bahwa Nikotin itu lebih berbahaya dari Kafein yang terdapat pada kopi. Perlu diingat bahwa semua orang memiliki kadar nikotin di dalam tubuhnya, (kecuali orang itu tidak pernah memakan sayuran). Walaupun dalam jumlah yang sangat sedikit, Nikotin adalah bahan yang terdapat didalam sayuran. Berikut ini adalah hasil research yang dilakukan oleh beberapa Dokter di University of Michigan.



Kesimpulannya, Untuk menyatakan bahwa nikotin itu adalah zat yang berbahaya adalah SALAH. Tetapi akan menjadi BENAR apabila dikonsumsi secara berlebihan. Dan kita semua tahu bahwa semua yang dikonsumsi secara berlebihan itu tidak baik untuk kesehatan.