Kumpulan Penelitian Rokok Elektrik Tahun 2015

by fachry -- 15/04/2015 -- 0 COMMENTS -- 1 VIEWED



Kumpulan Penelitian Rokok Elektrik Tahun 2015

Kontroversi rokok elektrik sekarang ini menyebabkan timbulnya banyak pro dan kontra. Hal ini mungkin dikarenakan rokok elektrik yang pasarnya mulai membahayakan rokok konvensional. Berbagai macam penelitianpun dilakukan. Berikut kumpulan Penelitian rokok elektrik tahun 2015.

First Vs. New Generation Vaping Devices: Nicotine Absorption
http://www.kaskus.co.id/redirect?url=http://www.nature.com/srep/2014/140226/srep04133/full/srep04133.html
Berdasarkan sebuah studi yang dipimpin oleh Dr. Konstantinos E. Farsalinos, rokok elektrik dan cairan isi ulang yang digunakan dalam riset ini memberikan hanya 1/3 sampai 1/5 jumlah nikotin setelah 5 menit penggunaan dibandingkan rokok tembakau – dan generasi terbaru rokok elektrik secara signifikan mengungguli hasil penelitian dibandingkan generasi sebelumnya.
Artikel diterbitkan pada Februari 2015

Ecigarettes Save Lives
http://www.kaskus.co.id/redirect?url=http://www.spectator.co.uk/health/features-health/cover-feature/9442271/e-cigarettes-save-lives/
Derek Yach adalah mantan kepala pengendalian tembakau di WHO. Beliau berkata dia mengerti kenapa banyak aktivis anti-merokok yang tidak percaya pada rokok elektrik. Tapi, beliau juga dengan sangat jelas mengatakan bahwa fakta dan bukti-bukti kesehatan terkait jelas – rokok elektrik dapat menyelamatkan ribuan nyawa. Beliau menyatakan bahwa semua orang yang terkait dengan masalah pengendalian tembakau membutuhkan waktu 50 tahun untuk menyadari sebuah kenyataan simpel – bahwa merokok membunuhmu tapi nikotin tidak membunuhmu.
Artikel diterbitkan pada Februari 2015

Ecigarettes, Vaping And Public Health
http://www.kaskus.co.id/redirect?url=http://www.clivebates.com/documents/vapebriefing.pdf
Sebuah kesimpulan untuk pembuat keputusan pemerintah dari Clive Bates, mantan direktur dari “Action on Smoking and Health” di London. Clive Bates juga merupakan salah satu pendiri “NGO Framework Convention Alliance” yang didirikan untuk memberikan dukungan pada “WHO Framework Convention on Tobacco Control”.
Artikel diterbitkan pada Februari 2015

Vaping And Formaldehyde Study Questioned
http://www.kaskus.co.id/redirect?url=http://www.ecigarette-research.com/web/index.php/2013-04-07-09-50-07/2015/191-form-nejm
Validitas dari studi terbaru tentang rokok elektrik dengan voltase tinggi dapat menyebabkan formaldehida, dijawab oleh Dr. Konstantinos Farsalinos, yang mengatakan bahwa banyak sekali isu tentang bagaimana cara riset itu dijalankan dan bagaimana hasil riset tersebut disajikan.
Artikel diterbitkan pada Februari 2015

Sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/55261c33507410b1018b4567/pembohongan-publik-terkait-rokok-elektrik


Write a comment

Your Name:


Your Comment: Note: HTML is not translated!

Enter the code in the box below: